Pendekatan Ulama Hadis dalam Menelaah Hadis Kontroversial
Hadis sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur’an memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembentukan pemahaman keagamaan umat Islam. Namun demikian, dalam perjalanan sejarahnya, hadis tidak hadir dalam satu bentuk yang seragam, melainkan mengalami dinamika transmisi, kodifikasi, dan penilaian otentisitas yang kompleks. Perbedaan latar belakang periwayatan, kualitas perawi, konteks sosial-historis, serta metode para ulama dalam menilai hadis, menyebabkan lahirnya beragam kategori hadis, seperti sahih, hasan, dan daif. Selain itu, tidak sedikit hadis yang secara tekstual tampak saling bertentangan, sehingga memunculkan diskursus tentang hadis musykil atau hadis kontroversial (al-a??d?? al-musykilah). Buku ini disusun untuk mengantarkan pembaca memahami dinamika tersebut secara sistematis dan proporsional. Pembahasan dimulai dengan penelusuran perkembangan hadis dari masa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam masa sahabat, tabi‘in, hingga periode kodifikasi dan pembakuan metodologi ilmu hadis. Melalui uraian ini, pembaca diajak untuk memahami bahwa perbedaan tingkat otentisitas hadis bukanlah sesuatu yang lahir secara kebetulan, melainkan merupakan hasil dari kerja ilmiah yang ketat dan bertanggung jawab dari para ulama hadis.
Order Kembali
